Senin, 04 Februari 2013
MAAF YACH SAYANG,,, KITA PUTUS..!!!
Buat komporin aja nih yang belum juga mau putus sama “pacar”nya. :)
Kalian mau kenal pasangan lebih “dalam”?
Buat apa? Kecocokan? Untuk temanin biar tambah semangat?
Bullsh*t semua tuh (mode sensor on). dalam islam tuh ga ada namanya pacaran sebelum nikah. Jadi putusin aja si doi deeh, dunia ga bakalan kiamat kok (suer deh!)
“Mencari jodoh yang baik adalah dambaan semua insan tapi bukan berarti harus melanggar larangan Allah, Apa gak takut azab Allah yach???
Jadi kalo mau dapet jodoh yang baik yaa tinggal betulin diri kita karna “Pasangan kita adalah cerminan diri kita” (siiip dah). Pacaran adalah sesuatu yang indah tetapi yang begini nih yang ngerusak, pacaran sebelum nikah (uuuggghhhhh).
Lihat kebiasaan orang pacaran telpon-telponan sampai larut malam (mentang-mentang nelpon “nyuntik”), bahkan kalo ngobrol bedua’an aja (ga ada orang di sekitar) omongannya jadi pada jorok deh (ngaku aja). :)
“sayang coba deh kamu kesini sekarang, nanti aku bukain deh dari jendela” (Gubrak)
Inget kata ana “Kucing kalo dikasih ikan ya ga nolak donk”. Yang cewek pake baju tanktop celana BUPATI (tau kan?) yahhh laki-laki normal sih seneng ngeliatnya (yang normal loo).
“Sekali rezeki dua kali azab” Inget tuh kata Rasulullah Sallallahualaihiwassalam, tapi bukan berarti lihat sekali ga lepas-lepas tuh mata ngeliatnya (saruwa bae bos). Berpaling kek, nunduk kek, tokek kek (lho!) yang penting ga lihat lagi deh, anggap aja yang sekilas rezeki kita (Gubrak).
Yang ceweknya juga jangan dipamerin tuh berlian, namanya berlian yaa indah dan yang pasti mahal, udah tau mahal masih dilihatin kesembarang orang lagi (sadar dong say…………….!).
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka,
atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Q.S.An-Nur:31)
Tuh jelas bangetkan firman Allah, tata cara berpakaian untuk kalian para wanita dan lihat kata terakhirnya “SUPAYA KAMU BERUNTUNG”, Pencipta kita loooh yang ngomong jadi kalo para wanita ga nurutin kata diatas berarti bodoh.
Contoh : digodain sama cowok (Inget! Kucing……..), mata orang jelalatan ngeliatin (Risih ga sih?) dan penderitaannya lagi diperkaos (ngertikan?) abis itu dibunuh (ihhh serem)belum selesai tuh penderitaannya di kubur pasti disiksa (seyem banget) dan lengkap deh masuk neraka (hiks).
Inget kawan neraka tuh suuuangat panas walaupun di musin salju sekalipun.
Anggap saja gak dibunuh siap nanggung aib seumur hidup, 7 turunan 8 tanjakan 2 belokan (lho)?.Yang cowoknya juga jangan seneng dulu merasa kebela (wajar kita kan sejenis ), jaga pandangan kalian dan yang penting sadarkan orang rumah kalian soal ini, pasti punya ibu kan atau saudara perempuan.
Sadarkan dulu orang rumah kita agar taat, apalagi kalian punya “kekuasaan” sebagai laki-laki dan kakak dirumah ( guee banget tuuuh), “paksa” adik kalian buat pake hijab, berbicaralah yang ma’ruf dengan ibu kalian dan lakukan terus-menerus walaupun mereka bosan dan gerah, lakukan terus. Jangan menyerah, Ok bro :)
Jadi kembali lagi kepada sang pacar (:D) Sayang, kita putus yach! Kalian pasti siap dan bisa cayoooooo….
Buat para cewek rugi banget pacaran,,, emang siapa dia berani pegang tangan kamu, cium kamu dan “pegang-pegang” kamu, bisa natapin wajah indah kamu , ndengerin suara indah kamu, kamu tuh mahal,jangan gara-gara diajak nonton sama makan aja udah luluh (huuuuuu).
Yang cowok juga tuh, ngabisin duit aja sih bahkan sampe berlutut “mengemis”cinta kemana harga diri looooo bro(malu kang) :)
Jomblo bukan aib, jomblo juga bukan penyakit dan jangan takut dibilang homo gara-gara ga pacaran (hiks). Jomblo tuh trend, jomblo tuh bebas dan jomblo tuh normal lagipula “jomblo bukan berarti ga laku”.
Malah kita bahagia karna Allah gak murka ma kita, mana Pulsa kita jadi hemat, waktu tidur kita lebih banyak (kantong mata tuh dah gede). :D
Khusus buat para cowok, memang kalau sudah ketagihan pacaran apalagi udah level 10 wah susah banget, minta ampun susahnya tapi buktinya banyak orang yang bisa, berarti kalian juga pasti bisa.
Ciuman enak? Enak,
Memeluk enak?Enak,
Meraba-raba(gelap bang?) menggubrak anaknya orang..huhu,naudzubillah, Apa gak kasian loh bro seandainya adik loh yang cewek digituin sama cowok lain?? (jangan mau enaknya doank).
“Tiga kunci kebahagiaan seorang laki-laki: Isteri shalihah yang dipandang membuat semakin sayang, jika kamu pergi membuatmu merasa aman kerena bisa menjaga kehormatan dirinya dan hartamu. Kendaraan yang baik yang bisa mengantar kemanapun pergi. Dan, rumah yang lapang, damai, penuh kasih sayang…”(HR Abu Dawud)
“Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”(QS At-Taubah:105)
Buat motivasi aja kok tapi yang bener-bener udah putus Alhamdulillah, kalo belum, uuuggghhh…. Malu dong maksiyat kok seneng, enak sih enak tapi mau tobat gak?
Buat kamu yang sudah putus, selamat kita sudah mengurangi dosa harian kita (hehehe). Apapun alasan kita untuk “pacaran” Cuma coba-coba, semangat belajar, biar ada yang memperhatikan ataupun cari pasangan buat nikah. Itu semua Cuma alasan yang dibuat-buat doank (bullsh*t).
Udah donk nangisnya ( dimata sih emang ga keliatan tapi di hati udah banjir tuuh). :D
Tapi itulah pilihan yang terbaik untuk kita dan Agama kita. Cinta itu luas kok gak selebar daun kelor (huuu basi). Mau menyalurkan cinta itu ga harus pacaran, salah satunya nih bentuk cinta ana buat antum semuanya (cieee). :) :) :D
Buat ikhwan tunjukkan kecintaan kalian kepada akhwat dengan selalu mengingatkan para akhwat tentang hijabnya, begitu pula dengan akhwat, tunjukkan kecintaan kalian kepada ikhwan dengan mengingatkan bagaimana menjadi pemimpin.
Tapi! (pake tapi loo) jangan secara private (emang lagi les). Bahaya atuh kang, neng, entar malah terjebak lagi deh, karna setan itu paling pinter loh. :)
Ga usah ragu sama Allah Subhanawata’ala, walaupun dosa kita segunung percayalah kalau maaf Allah itu seluas lautan, bertobatlah dengan menjadi salah satu barisan para pengemban dakwah dan cinta –Nya diantara orang-orang beriman.
Jangan dengarkan cemoohan orang, mereka hanya bisa “berkoar” doank kok, teguhlah walaupun orang terdekat kita selalu menyindir dan menghina, yakinlah bahwa Allah bersama kita (suit, suit).
“Yee ilah lu kan juga pernah pacaran, sekarang mau dakwah anti pacaran”.
Ayolah baru digituin temen udah ciut nyalinya, masak dengan kalimat orang yang ga ngerti iman kita jadi futur? Ga banget kali.
Anjing menggong-gong, kafilah berlalu. Maka jadilah kafilah yang tidak menghiraukan gong-gongongan para …….. (antum yang jawab ya, bukan ana)
Mulai sekarang tekatkan dalam hati untuk tidak pacaran dan berhentilah menangisi hal tidak penting (gak penting!), mulai sekarang teguhkan hati kita, Camkan kata2 ana dan mantapkan diri kita lalu katakan dengan kepala tegak kepada cinta dan para budaknya
“Wahai cinta dan para budaknya, wahai para pengagum Layla Majnun, Romeo Juliet dan Rama Shinta saksikanlah kami para pejuang cinta. Kami menjadikan cinta sebagai makmum dan kami imamnya, saksikanlah kami para pemuda yang terlepas dari penyakit cinta dan terbebas dari berhala cinta karena Allah-lah cinta kami.”
Katakanlah dengan lantang dan buktikanlah dengan perbuatan, tunjukkan kepada pengkhianat cinta apa arti dari cinta sejati, kita yang selalu memurnikan cinta kita.
Yaa Allah jadikan kami pejuang cinta-Mu
Untuk mengalahkan semua pemfitnah cinta.
Teguhkanlah langkah kami di jalan-Mu
Murnikan cinta kami sehingga cinta dan diri ini hanya untuk-Mu.
“Yang mereka cintai sesungguhnya adalah Allah, adalah kebenaran, adalah misi hidup mereka. Bukan orang atau benda atau bentuk apapun. Manusia hanya medan karya tempat cinta mengejawantah. Maka Allah memberi mereka kelezatan demi kelezatan setiap kali cinta itu mengejawantah”. (M.Anis Matta)
“Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka diantara mereka ada yang gugur. Dan diantara mereka ada pula yang menunggu dan mereka sedikitpun tidak mengubah janjinya” (QS.Al-Ahzab:23)
Jadilah orang yang “Diantara” oaring-orang mukmin yang telah berjanji kepada Allah, yang telah menjual dirinya kepada Allah. Allahu Akbar…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar