Rabu, 14 Maret 2012

BAYI


Tanda Kekuasaan Allah Pada Penciptaan Manusia.. SUBHAANALLOOH!!!

Tanda Kekuasaan Allah Pada Penciptaan Manusia



وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ (12) ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (13) ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آَخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah [01]. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani [02] (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah [03], lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging [04], dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang [05], lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging [06]. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain [07]. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik”. [QS. al-Mukminun (23):12-14]

Proses Setetes Air Mani
Cobalah lihat setetes mani itu dengan pandangan bashirah. Mani adalah setetes air yang hina, lemah dan kotor. Bila dibiarkan sebentar saja, niscaya akan rusak dan bau.
Coba perhatikan, bagaimana Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa mengeluarkannya dari tempat yang terletak diantara tulang sulbi dan tulang dada.
Air mani tersebut berjalan -dengan kudrat-Nya- mengikuti kehendak-Nya deng`n penuh ketundukan. Kendati jalur yang dilalui sangatlah sempit dan cabang-cabang yang dilewati sangatlah banyak, namun ia tetap berjalan menuju tempat bermukim dan berkumpul.
Coba lihat bagaimana Allah memadukan antara lelaki dan perempuan dan menanamkan raca cinta diantara keduanya. Lalu Allah mengikatnya dengan mata rantai syahwat, cinta dan hubungan badan yang merupakan sebab terciptanya seorang anak manusia. Cobalah renungkan bagaimana Allah mentakdirkan pertemuan anatara dua jenis cairan (mani laki-laki dan mani perempuan), padahal sebelumnya keduanya sangat berjauhan. Allah menggiringnya dari urat yang paling dalam, lalu mempertemukannya di satu tempat yang kokoh, suatu tempat yang tidak ada udara yang dapat merusaknya, tidak pula hawa dingin yang akan membuatnya beku dan tidak ada sesuatu yang mengganggunya dan tidak ada pula perusak yang menjamahnya.
Kemudian Allah merubah setetes air mani yang putih bersih itu menjadi segumpal darah yang berwarna merah kehitam-hitaman. Kemudian merubahnya menjadi sekerat daging yang berbeda dengan segumpal darah tadi, baik warna, hakikat maupun bentuknya. Kemudian Allah menjadikan baginya tulang-belulang yang masih polos, belum terbungkus, yang berbeda dengan sekerat daging tadi, baik bentuk, keadaan, kadar, sensitifitas dan warnanya.
Lalu coba perhatikan pula bagaimana Allah memilah-milih bagian-bagian yang nyaris sama itu menjadi urat-urat syaraf, tulang-belulang, otot-otot, tulang-tulang rawan, cairan-cairan serta alat-alat tubuh yang sangat lunak dan lain-lainnya…
Kemudian mengikat alat tubuh yang satu dengan yang lainnya dengan pengikat yang sangat kokoh dan kuat, penfikat yang tidak mudah terurai. Lalu perhatikan bagaiman Allah membungkusnya dengan daging, menyusunnya sedemikian rupa, lalu menjadikannya sebagai pembalut dan pelindung tubuh.

Renungan

Kemudian al-Imam Ibnul Qayyim melanjutkan pembicaraannya tentang setetes air mani ini :
Sekarang coba lihat setetes air mani itu, perhatikanlah dengan seksama bentuk awalnya, kemudian bentuknya setelah melalui proses. Sungguh, sekiranya jin dan manusia berkumpul untuk menciptakan pendengaran, penglihatan, akal, kemampuan, ilmu, ruh atau satu tulang saja -yakni tulang yang sangat kecil-, atau satu urat saja yang sangat halus atau sehelai rambut saja, niscaya mereka tidak akan mampu menciptakannya. Itu semua merupakan tanda-tanda ciptaaan Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan rapi, menciptakan manusia dari setetes mani yang hina.
al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
Allah subhanahu wata’aala menganjurkan agar kita merenungi penciptaan manusia pada beberapa ayat dalam kitab-Nya. Allah berfirman :
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ مِمَّ خُلِق
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? [QS. ath-Thariq (86):5]
Allah juga berfirman :
وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُون
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan [QS. adz-Dzariyat (51):21]
Allah juga berfirman :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ
Hai manusia, kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur); maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari seumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) diantara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupunyang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila Kami turunkan air diatasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah [QS. al-Hajj (22):5]
Allah juga berfirman :
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى (36) أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِنْ مَنِيٍّ يُمْنَى (37) ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّى (38) فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى (39) أَلَيْسَ ذَلِكَ بِقَادِرٍ عَلَى أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَى
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban). Bukankah dia dahulu dari setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati? [QS. al-Qiyamah (75):36-40]
Allah juga berfirman :
أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ (20) فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (21) إِلَى قَدَرٍ مَعْلُومٍ (22) فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ الْقَادِرُونَ
Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina, kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim), sampai waktu yang ditentukan, lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan. [QS. al-Mursalat (77):20-23]
Allah juga berfirman :
أَوَلَمْ يَرَ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِين
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! [QS. Yasin (36):77]
Banyak ayat di dalam al-Qur’an yang mengajak manusia unuk melihat dan berfikir tentang asal-muasal penciptaan dirinya, perjalanan hidupnya dan kesudahannya. Sebab, diri dan tubuhnya merupakan tanda yang paling besar yang menunjukkan keagungan Penciptanya. Sesuatu yang paling dekat kepada manusia adalah dirinya sendiri. Dalam dirinya itu terdapat keajaiban-keajaiban yang menunjukkan ke-Maha Agung-an Allah yang tidak akan putus-putusnya bila diamati sebagiannya saja. Sementara manusia melalaikannya dan tidak mau memikirkannya. Andaikata ia mau berfikir sejenak saja tentang dirinya dan melihat keajaiban ciptaan Allah pada dirinya, niscaya dia akan mengutuk dirinya yang kafir dan menentang Allah.
Allah subhanahu wata’aala berfirman :
قُتِلَ الْإِنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُ (17) مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ (18) مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ (19) ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ (20) ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ (21) ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُ
Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya. Dari apakah Allah menciptakannya? Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya, kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur, kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali. [QS. 'Abasa (80):17-22]
Allah berulang kali mengetuk telinga dan akal pikiran kita dengan penyebutan hal tersebut agar kita mendengar kata setetes mani, segumpal darah, sekerat daging dan tanah, bukanlah untuk kita ucapkan begitu saja, dan bukan pula sekedar memberitakan hal tersebut, namun tujuannya untuk sebuah hikmah di balik itu semua. Itulah yang menjadi tujuan penyebutannya dan itulah yang akan kita bicarakan.”
(Sumber : Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan al-Imam Ibnul Qayyim, Pustaka Darul Haq)

Tafakkur dan Merenung Lagi.. Tentang Asal Usul Kita.. Dari Air Mani yang Hina – Segumpal Darah – Segumpal Daging – Ditiupkan Ruh, Kemudian Jadilah Kita [Perhatikan Foto Tersebut].. Pantaskah Kita Sombong?.. Pantaskah Kita Menolak Untuk Tunduk Kepada Allah?.. Pantaskah Kita Selalu Mendurhakai Allah?.. Pantaskah Kita Selalu Mengedepankan Akal dan Nafsu Kita Daripada Aturan-Aturan Allah?.. Pantaskah Kita Menghina dan Meremehkan Orang Lain?.. Siapakah Kita?.. Dari Mana dan Dari Apa Kita Berasal?..
“Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.”
(QS 16 An-Nahl Ayat 4).

“Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air mani, maka tiba-tiba ia menjadi penentang yang nyata!”
(QS 36 Yaasiin Ayat 77).
suber dari:http://www.kajianislam.net

SETETES AIR HINA

Keajaiban dunia ada pada dirimu
Coba kamu perhatikan asal kejadianmu
Hanya dari setetes air hina yang memancar
Yang tersimpan dalam rahim
Mengandung jutaan sel
Tapi hanya satu sel yang dapat menembus ke dinding rahim

Di dalam rahim berkembanglah setetes air hina tadi
Menjadi segumpal darah, kemudian menjadi daging
Daging terbungkus tulang belulang ditutup dengan kulit
Lalu berkembang dengan izin Allah
Lengkap dengan seluruh anggota tubuh yang diperlukan dalam hidup
Kemudian ditiupkan rohNya
Maka jadilah kamu sosok manusia

Allahu Akbar
Hanya dari setetes air hina
Muncul makhluk yang menjadi khalifah di muka bumi
Hanya dari setetes air hina
Muncul tokoh-tokoh dunia yang menggemparkan sejarah kehidupan
Hanya dari setetes air hina
Muncul pemikir-pemikir ulung yang merubah dunia
Hanya dari setetes air hina
Muncul dunia baru dengan segala kecanggihannya dan kemegahannya

Allahu Akbar
Dengan setetes air hina
Allah menunjukkan tanda-tanda kekuasaanNya
Bagi kaum yang berakal
Bagi kaum yang berpikir
Bagi kaum yang mengambil pelajaran
Bagi kaum yang berilmu

Dengan melihat asal kejadianmu
Kesombongan musnah dengan sendirinya
Bagaimana mau sombong ?
Kalau asal muasal kamu cuma dari setetes air hina, air mani.

Allahu Akbar
Dengan kebesaranNya
Allah menunjukkan kepada manusia
Cukup dengan melihat asal kejadiannya
Dengan peristiwa yang kelihatannya sederhana
Muncul makhluk yang tak habis-habisnya menjadi obyek ilmu pengetahuan
Sampai saat ini bahkan sampai kiamat tiba

Manusia tak akan mampu secara sempurna mempelajari manusia
Manusia tak mampu seratus persen menggali dirinya sendiri
Manusia begitu lemah berhadapan dengan dirinya sendiri
Apa yang mau disombongkan ?
Dari setetes air hina
Berabad-abad manusia tidak tuntas mempelajarinya
Dari hanya setetes air hina
Muncul misteri yang amat rumit dipecahkan sampai saat ini
Tak ada manusia yang mampu menciptakan setetes air hina ini
Setetespun !

Air hina yang ada pada manusia
Bukan ciptaan manusia, tapi ciptaan Allah
Jadi, sejenius apapun manusia
Air mani setetespun tak sanggup dibuatnya
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar

Hanya kepada Engkaulah ya Allah
Hamba yang berasal dari setetes air dianggap hina

Mengetuk pintu ampunanMu
Mengetuk pintu kasih sayangMu
Mengetuk pintu taufik dan hidayahMu
Dan izinkan hamba untuk bersujud dihadapanMu
Yang Maha Besar dan Yang Maha Agung
Karena tanpa izinMu, ya Allah
Hamba tak akan mampu sujud
Hamba tak akan mampu bersyukur
Hamba tak akan mampu mengucapkan puji-pujian padaMU, satu katapun
Hamba yang  hina ini, menghinakan diri di hadapanMu, Ya Allah.
situs:kompasiana

_____________________________________________________________

"seks remaja dan aborsi"

Aborsi pun akhirnya menjadi buah simalakama di Indonesia.Di sisi lain aborsi dengan alasan non medik dilarang dengan keras di Indonesia tapi di sisi lainnya aborsi ilegal meningkatkan resiko kematian akibat kurangnya fasilitas dan prasarana medis , bahkan aborsi ilegal sebagian besarnya dilakukan dengan cara tradisonal yang semakin meningkatkan resiko tersebut.

Angka kem
atian akibat aborsi mencapai sekitar 11 % dari angka kematian ibu hami dan melahirkan , yang di Indonesia mencapai 390 per 100.000 kelahiran hidup , sebuah angka yang cukup tinggi bahkan untuk ukuran Asia maupun dunia.

Tapi ada satu hal yang perlu di garis bawahi mengenai hal ini.Angka kematian akibat aborsi itu adalah angka resmi dari pemerintah, sementara aborsi yang dilakukan remaja karena sebagian besarnya adalah aborsi ilegal. Praktek aborsi yang dilakukan remaja sebagaimana dilaporkan oleh sebuah media terbitan tanah air diperkirakan mencapai
5 juta kasus per tahun, sebuah jumlah yang sangat fantastis bahkan untuk ukuran dunia sekalipun.Dan karena ilegal aborsi yang dilakukan remaja ini sangat beresiko berakhir dengan kematian.

RESIKO ABORSI

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehat`n maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2. Resiko gangguan psikologis


Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)


Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencnba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.
______________________________________

Surat Dari Anak Yang Diaborsi

Teruntuk Bundaku tersayang…

Dear Bunda…

Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja…nanda juga di sini baik-baik saja bunda… Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda….


Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat…


Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda….badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik… dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.


Tapi nanda tidak kecewa kok bunda… karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.


Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang… kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram… anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah… Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam.


Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget… nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu.


Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda…minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya…yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda.


Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya…di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ…. nanda sayang bunda… nanda kangen dan ingin bertemu bunda… nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga… nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu…


Lalu, dengan lembut malaikat berkata… nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka… sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.


Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda…. Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha… bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini… nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh… nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda… antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu… tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya…. biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda…jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.


Sudah dulu ya bunda… nanda mau main-main dulu di syurga…. nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini… nanda sayang banget sama bunda….muach!

sumber: blogger

___________________________________________________________________
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

** SEBUAH RENUNGAN MENGENAI SEPUTAR ABORSI **

SEMINAR ABORSI dengan pembicaranya Dr. Kusuma..
Bissmillahir rohmaanir rohiim..
Seharusnya Sahabat BTAA bisa hadir sendiri disitu..! Bisa mendengarkan sendiri dan melihar video
yang ditujukan nya itu. Dalam seminar itu dijelaskan secara detil proses pertumbuhan dan perkembangan dari calon janin sampai janin itu dilahirkan.. Selain itu juga, ditampilakan secara detil proses ABORSI.
Janin yang awal nya hidup damai, tentram, dan kadang-kadang bergelit manja didalam perut ibunya..
Sekajap mata terusik oleh peralatan-peralatan ABORSI.. Di Zaman sekarang, dunia kedokteran yang telah
mengalami banyak kemajuan. Teknologi yang canggih, yang memungkinkan proses ABORSI irtu berjalan dengan singkat dan aman...

TAPI BENAR KAH PROSES ABORSI ITU BERJALAN DENGAN AMAN DAN BIAS-BIASA SAJA...??? Ukh...! Seandainya, kalau saja Anda bisa melihat sendiri jalan nya proses ABORSI itu.....
Weukhjjhh....! Mungkin Anda akan terkejut sekali, muntah-muntah, atau mungkin langsung pingsan...
Bukan nya saya ingin melebih-lebikan. tapi itu lah kenyataan yang ada.. Tangan-tangan yang melakukan ABORSI itu, seakan-akan hanya lah mengeluarkan segumpal sampah dari perut seorang wanita.
DIOBOK-OBOK, DIHISAP, DIREMUK, DAN DITARIK PAKSA KELUAR DAN DIBUANG..!!
Astaghfirullah..!

Saya mengatakn seperti ini karena dalam seminar itu ditayangkan video mengenai proses ABORSI secara detil.. Diawalai dengan pelebaran lubang keluar janin sampai sekitar 1 cm lebih, dengan alat obengbusi. Setelah itu dimasukan alat pengukur, untuk mengukur kedalaman rahim. Kemudian alat penyedot ABORTUS dimasukan kedalam rahim.. Setelah masuk, alat penyedot itu dihidupkan.. Segala cairan dihisap kedalam selang.Daging-daging yang masih lembek. Tulang-tulang kecil pun tak ketinggalan dihisap
oleh alat penyedot tersebut.. Lewat layar monitor, walau pun gambar nya agak kabur, namun bisa melihat dengan jelas. Janin itu terus saja bergerak kesana-kemari. Berusaha membebaskan diri. Berusaha melarikan diri.(Tetapi.... kemana lagi ia mesti lari...??) Walau pun sudah berusaha keras, tetap saja tidak mampu melawan kuat nya hisapan alat penyedot tersebut. Dan akhir nya yang tertinggal hanya lah bagian kepala nya saja (tengkorak).. Tahap terakhir dari proses ABORSI adalah: Dimasukan nya tang ABORTUS kedalam rahim. Tanpa kesulitan, kepala janin yang tersisa itu lansung tertangakap oleh tang tersebut. Dan... Krek..!! kepala si janin lansung diremukan, terus ditarik keluar dari rahim ibunya..
Astaghfirullah...!

Sahabat BTAA yang semoga di Rahmati Allah Azza Wa Jalla..! Kita mungkin sering melihat penganiayaan-

penganiayaan dijalan-jalan. Korban senjata tajam. korban pemerkosaan., dan lain-lain.. Pelaku nya kita kecam dan kita cap "tidak berprikemanusiaan sama sekali. Pihak berwajib menagkap mereka dan
menghukum nya..TAPI BAGAMANA KAH DENGAN TINDAKAN
ABORSI..?? BUKAN KAH HAL ITU JUGA SAMA SAJA..?? BAHKAN LEBIH PARAH LAGI..!!
Sebab yang merupakan korban disini adalah: Yang tidak berdaya. Yang sangat lemah sekali. Yang sangat membutuhkan bantuan orang lain agar ia bisa hidup.. Tapi nyatanya....!
DIA DISERANG, DIOBIK-OBOK DAN DIREMUKAN...!!!

APAKAH JANIN ITU MENERIMA BEGITU SAJA KETIKA PROSES ABORSI BERLANGSUNG..???
TIDAK...!!
Janin itu bergerak memberontaki. Bahkan lewat layar monitor kita bisa melihat nya.
Mulut nya menganga lebar...BERTERIAK... JANIN ITU BERTERIAK MINTA TOLONG..!
TAPI SIAPAKAH YANG MENDENGAR NYA..??
SIAPAKAH YANG MENOLONG NYA..??
Yang ada hanya lah sebuah "SILANT SCREAMING"..

Seandainya Anda sendiri yang menjadi janin itu. Apakah yang bisa Anda lakukan..????

Sungguh kasihan janin itu.
Dia yang lemah.
Dia yang tidak tau apa-apa.
Dia yang tidak melakukan kesalahan apa-apa.
Harus di lenyapkan kehidupan nya...
KARENA APA..????
HANYA DEMI NAMA BAIK KAH..???
HANYA DEMI KEHORMATAN KAH..???
HANYA DEMI MARTABAT KELUARGA KAH..???
SEBUAH NYAWA MESTI DI KORBAN KAN..???!!!
JANIN..

Sebuah nyawa. Suatu kehidupan. Sebuah Karunia Allah Yang Maha Besar. Dihancurkan dengan begitu mudahnya oleh Manusia.. Begini kah cara Manusia mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan..???
Na'udzubillahi min dzalik..! Oleh karena itu Sahabat BTAA..
Mari lah kita semus mencegah dan menghindari tejadi nya ABORSI. Ada pun yang bisa kita lakukan adalah:
Menghindari hubungan pra-Nikah dan mengingatkan rekan-rekan kita. Apa pun alasan nya:
ABORSI ITU TETAP SAJA SEBUAH PEMBUNUHAN..

Suatu usaha yang melawan Kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menciptakan mahluk kesayangan-NYA.. Sahabat BTAA..! Andai saja Anda bisa melihat sendiri koraban-
korban ABORSI itu. Bangkai janin-janin yang masih kecil. Badan nya yang masih tidak klaruan. Yang bengkak biru kehitam-hitaman. Jari-jari tangan dan kakinya terputus-putus dan berceceran.. Dan andai saja Anda melihat langsung mata janin tersebut. Mata yang sedih dan penuh penderitaan itu, seakan-akan mengatakan:
"MAMA..! MENGAPA ENGKAU MELAKUKAN HAL INI..??

APAKAH SALAH KU PADA MAMA..??
KENAPA AKU DIBUNUH..??"...
Astaghfirullah...!
Sahabat BTAA... Semoga cerita diatas tidak akan pernah terjadi pada kita semua. Karena apa pun alasan nya ABORSI.\ Walau pun demi nama baik, kelurga, atau pun ekonomi. Tetapi itu bukan alasan bagi kita untuk menyimpang dari kehendak Allah Subhanahu Wa Ta'aala. Dan kalau ada alasan ekonomi, kita yakin.. Bahwa setiap mahluk hidup akan diberikan rizki masing-masing...! Barakallah Bi Ridhoillah.. Yang berkenan silahkan tag / share sendiri, dan bantu teman lain nya..

Salam santun Ukhuwah fillah.
Salam Penuh Cinta...


Wassalamu'alaikum warohmatullahi
wabarokatuh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar